Tips Merancang Brand Experience Secara Emosional Dengan Audiens

Brand experience merupakan pengalaman yang unik dan mendalam yang dirasakan oleh pelanggan ketika berinteraksi dengan brand atau produk tertentu. Hal ini mencakup semua titik kontak antara pelanggan dan brand, termasuk interaksi langsung, layanan pelanggan, desain produk, dan komunikasi brand. Brand experience penting untuk perusahaan karena dapat menciptakan ikatan emosional antara brand dan pelanggan, membangun persepsi brand yang kuat, dan meningkatkan loyalitas pelanggan. 

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu bisnis merancang brand experience yang menggugah emosi dan mendalam dengan audiens.

  • Ciptakan Momen Pengalaman Sensorik

Salah satu cara untuk menciptakan pengalaman yang benar-benar berkesan adalah dengan merangsang panca indera pelanggan seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, sentuhan, dan rasa. Menciptakan momen sensorik dalam brand experience dapat meningkatkan daya ingat dan keterlibatan emosional. 

Menurut studi yang dilakukan oleh Universitas Northwestern mengatakan bahwa partisipan yang terpapar aroma khas dari sebuah merek tertentu (misalnya, aroma kopi) 35% lebih mungkin mengingat merek dan logonya dibandingkan yang tidak. 

Sebagai contoh, ketika seorang pelanggan memasuki restoran yang menjual ayam kentucky, aroma khas yang menyertai pengalaman tersebut dapat membangkitkan sensasi yang mendalam dan mendorong pelanggan untuk menikmati hidangan yang ditawarkan oleh restoran tersebut. Dengan memanfaatkan semua indera, brand dapat menciptakan momen yang lebih hidup dan memberikan daya tarik yang kuat kepada pelanggan.

Penting untuk memahami bahwa brand experience tidak hanya terbatas pada momen pembelian. Pasca pembelian juga merupakan bagian penting dari customer journey. Dengan menambahkan elemen emosional, perusahaan dapat memperkuat pengalaman pelanggan jangka panjang. 

Ini melibatkan memberikan dukungan pelanggan yang ramah, menanggapi pertanyaan atau keluhan dengan empati, dan menciptakan saluran komunikasi yang membangkitkan perasaan positif. Dalam jangka panjang, pelanggan yang merasa terhubung secara emosional dengan brand akan lebih cenderung menjadi pelanggan setia.

Sebagai contoh, Starbucks yang dikenal dengan layanan pelanggan yang ramah dan personal. Starbucks juga terkenal karena menyediakan layanan pelanggan yang responsif, barista di Starbucks sering kali menggunakan nama pelanggan saat mengambil pesanan mereka, menciptakan pengalaman yang lebih personal. Ini bukan hanya tentang produk kopi, tetapi juga tentang hubungan yang dibangun dengan pelanggan. 

Selain itu, Starbucks memperkaya pengalaman pelanggan dengan menciptakan suasana yang nyaman di dalam toko mereka. Desain interior yang hangat, playlist musik yang disesuaikan, dan aroma khas kopi menciptakan lingkungan yang membangkitkan perasaan positif. Semua ini berkontribusi pada pembentukan ikatan emosional antara pelanggan dan brand, mendorong pelanggan untuk kembali dan menjadi pelanggan setia Starbucks.

  • Pahami Target Audiens

Tanpa pemahaman yang baik tentang siapa audiens Anda, bisnis akan mengalami kesulitan untuk merancang brand experience yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Sebagai contoh, jika bisnis mengincar Gen Z yang saat ini lebih fokus dengan tren terkait peduli lingkungan, maka bisnis tersebut dapat memproduksi tas varian eco-friendly yang terbuat dari bahan daur ulang daripada menggunakan plastik sekali pakai.

Dengan memahami bahwa Gen Z sangat memperhatikan dampak lingkungan, bisnis dapat membangun brand experience yang mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan, menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan, dan mendapatkan dukungan serta kepercayaan dari segmen audiens ini.

Dalam hal ini, bisnis perlu melakukan riset menyeluruh untuk memahami preferensi, nilai, dan gaya hidup target audiens nya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang target audiens, bisnis dapat merancang brand experience yang lebih relevan dan menarik bagi konsumen yang dituju.

Secara keseluruhan, merancang brand experience yang terhubung dengan pelanggan secara emosional memiliki pengaruh besar terhadap perilaku, hubungan, dan persepsi mereka terhadap suatu brand. Ini membantu membangun koneksi yang mudah diingat oleh pelanggan.

Hubungi Mimin disini untuk membantu bisnis Anda merancang strategi pemasaran dalam merancang brand experience secara emosional yang efektif sesuai dengan target audiens.

TENTANG MIMIN

Mimin adalah platform yang membantu bisnis menciptakan conversational customer journey dengan Artificial Intelligence. Dengan Mimin, pelaku usaha dapat dengan mudah membangun chat journey dan menciptakan customer experience yang baik bagi pelanggan.

Aplikasi yang dapat dihasilkan, adalah antara lain, kemudahan untuk menjalankan chat commerce, chat campaign, customer automation, omnichannel inbox, dan chatbot berbasis Generative-AI. 

Dengan Mimin, pelaku usaha dapat memberikan pengalaman pelanggan yang unggul, memperkuat hubungan dengan pelanggan dan membangun loyalitas pelanggan yang lebih kuat.

Ketahui lebih lanjut mengenai Mimin dengan menghubungi kontak di bawah ini:

Mimin

PT. Admin Pintar Kita

Graha Charis Siem

Jl. Tanah Abang 5 No. 21, Central Jakarta

Phone: +62817 9999 350

Email: halo@mimin.io

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mimin - Excellent Customer Experience with AI Technology