/
/
3 Cara Agentic AI Meroketkan Penjualan Buka Puasa via Chat

3 Cara Agentic AI Meroketkan Penjualan Buka Puasa via Chat

3 Cara Agentic AI Meroketkan Penjualan Buka Puasa via Chat
3 Cara Agentic AI Meroketkan Penjualan Buka Puasa via Chat

Pukul 17.30. Kesibukan menjelang Maghrib tidak hanya terjadi di lobi restoran Anda, tapi juga meledak di WhatsApp. Ratusan pelanggan mengetik “Minta menu dong” atau “Masih ada meja?” secara bersamaan. Jika admin butuh waktu bermenit-menit untuk membalas, pelanggan sudah berpindah ke kompetitor.

Di sinilah Chat Commerce standar sering gagal karena sifatnya yang pasif. Untuk mendominasi Ramadan 2026, Anda butuh Agentic AI, kecerdasan buatan yang tidak sekadar membalas pesan, tetapi aktif memproses pesanan dan mencetak pendapatan.

Berikut cara Agentic AI mengubah saluran obrolan Anda menjadi mesin penjualan tertinggi.

1. Pramutamu Cerdas (Upselling Super Personal) 

Kebanyakan bot hanya melempar file PDF menu, yang justru menyulitkan pelanggan. Agentic AI bertindak layaknya pelayan berpengalaman. Ia memproses data historis pelanggan. Daripada hanya menyapa, AI bisa berkata: “Halo Andi, selamat datang kembali. Mau pesan Grill Platter favoritmu untuk buka puasa hari ini?” 

Laporan McKinsey & Company menyebutkan bahwa personalisasi dapat meningkatkan pendapatan 10–15%. AI Mimin juga sanggup memproses permintaan spesifik bahasa natural, seperti “Tidak mau pedas” atau “Alergi kacang”, lalu merekomendasikan dan memasukkan menu yang tepat ke dalam pesanan secara instan.

2. Eksekusi Transaksi Instan (Sekali Klik) 

Hambatan terbesar dalam chat commerce terjadi saat pembayaran. Menunggu admin mengetik total harga dan mengirim nomor rekening manual sangatlah lambat. Agentic AI menghilangkan hambatan ini. Saat pelanggan berkata “Oke, pesan”, sistem langsung mengeksekusi tagihan dan memunculkan link pembayaran dinamis di dalam chat. 

Baymard Institute menemukan 70% keranjang belanja ditinggalkan karena proses yang rumit. Agentic AI menutup kebocoran ini dengan membuat alur dari “Tanya-tanya” menjadi “Lunas” terjadi dalam hitungan detik.

3. Agen Pemulihan (Follow-up Otomatis)

Saat jam sibuk jelang berbuka, pelanggan sering teralihkan dan lupa membalas chat. Admin manusia pun mustahil mengingat semuanya. Namun, sistem Customer Automation Mimin tidak akan lupa. AI dapat mendeteksi chat yang “menggantung” dan memicu pesan follow-up secara otonom. Jika pelanggan bertanya harga tapi diam saja, AI akan menyapa 10 menit kemudian: “Meja untuk Maghrib hampir penuh. Mau saya amankan kursi Anda sekarang?” 

Harvard Business Review mencatat bahwa melakukan follow-up dalam waktu satu jam akan meningkatkan konversi hingga 7 kali lipat.

Kuasai Jam Sibuk Ramadan 

Jangan biarkan WhatsApp Anda sekadar menjadi papan pesan. Ubah menjadi generator pendapatan yang proaktif.

Siap meroketkan penjualan jelang berbuka? Temukan bagaimana platform Chat Commerce dan Agentic AI Mimin memproses obrolan Anda menjadi transaksi nyata hari ini.

TENTANG MIMIN

Mimin adalah platform yang membantu bisnis menciptakan perjalanan pelanggan berbasis percakapan dengan Artificial Intelligence (AI). Mulai dari chat commerce, kampanye otomatis, hingga omnichannel inbox, Mimin memudahkan Anda memberikan pengalaman pelanggan terbaik dan memperkuat loyalitas.

Pelajari lebih lanjut tentang Mimin dengan menghubungi:

Mimin

PT. Admin Pintar Kita

Graha Charis Siem

Jl. Tanah Abang 5 No. 21, Central Jakarta

Phone: +62 856 0322 5212

Email: halo@mimin.io